Selasa, 05 Maret 2019

Manfaat Buah Alpukat





Kandungan kalori, lemak dan minyak yang 
tinggi di dalam buah alpukat tidak saja menjadi sumber energi yang melimpah yang dibutuhkan pada saat puasa, tapi juga mengurangi kadar kolestrol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.  Alpukat juga dianggap sebagai salah satu makanan sehat di planet ini karena mengandung lebih dari 25 nutrisi penting, termasuk vitamin A, B, C, E, dan K, copper, zat besi, phosporus, magnesium, dan kalium. 


Berikut Manfaat Alpukat untuk Kesehatan :

1. Menurunkan Kolesterol
Alpukat kaya akan senyawa yang disebut beta-sitosterol yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Menurut sebuah penelitian, pasien dengan hiperkolesterolemia ringan yang termasuk alpukat dalam diet mereka selama 7 hari memiliki 17 persen penurunan kadar kolesterol darah total, 22 persen penurunan di kedua LDL (kolesterol buruk) dan trigliserida, dan peningkatan 11 persen dalam tingkat HDL (kolesterol baik).

2. Mengendalikan Tekanan Darah
Alpukat juga merupakan sumber kalium, yang membantu dalam mengontrol tekanan darah.

3. Anti- Inflammatory (sifat inflamasi)
Senyawa Phytonutrient yang ditemukan dalam alpukat, seperti polyphenols dan flavonoids telah ditemukan memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga mengurangi risiko gangguan inflamasi dan degenerative.

4. Meningkatkan kesehatan mata
Alpukat merupakan sumber yang sangat baik dari carotenoid lutein, yang dikenal untuk membantu melindungi terhadap usia terkait macular degeneration dan katarak.

5. Mengatur Kadar Gula Darah
Lemak baik tak jenuh tunggal dalam alpukat dapat membalikkan resistensi insulin, yang membantu mengatur kadar gula darah. Alpukat juga mengandung lebih banyak serat larut, yang menjaga kadar gula darah stabil.

6. Mencegah cacat lahir
Alpukat kaya akan folat, vitamin B dikenal sebagai folic acid. Satu cangkir alpukat menyediakan sekitar 23% dari Nilai Harian untuk folat. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir, seperti kerusakan saraf dan spina bifida.

7. Mengurangi Resiko Stroke
Tingginya tingkat folat dalam alpukat juga melindungi terhadap stroke. Sebuah penelitian telah membuktikan orang yang makan diet kaya folat memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang tidak.

8. Melindungi terhadap Kanker
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa alpukat dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. Asam oleat dalam alpukat juga efektif dalam mencegah kanker payudara.

9. Melawan radikal bebas
Alpukat mengandung glutation, sebuah antioksidan kuat untuk membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

10. Anti-Sifat Penuaan
Kaya akan antioksidan, alpukat sangat bermanfaat dalam mencegah gejala penuaan. Glutathione dalam alpukat mungkin meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat.

11. Mengobati Bau Mulut
Alpukat merupakan salah satu pencuci mulut alami terbaik dan obat bau mulut. Alpukat membersihkan usus yang merupakan penyebab sebenarnya dari bau mulut dan ini kondisi yang tidak menyenangkan.

12. Meningkatkan penyerapan nutrisi
Asupan Alpukat dikaitkan dengan meningkatnya penyerapan gizi. Sebuah studi menunjukkan bahwa, ketika peserta makan salad termasuk alpukat, makanan tersebut menyerap lima kali jumlah carotenoids (kelompok nutrisi yang mencakup beta carotene dan lycopene) daripada mereka yang tidak memakan alpukat.

13. Perawatan Kulit
Serat alpukat ditambahkan dalam banyak kosmetik karena kemampuannya untuk memelihara kulit dan membuat kulit Anda bersinar. Hal ini juga membantu dalam mengobati psoriasis, suatu penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan dan iritasi.

14. Berat badan
Alpukat memiliki 200 kalori setiap 100 gram. Biasanya, buah-buahan memiliki sekitar 60-80 kalori untuk 100 gram. Karena jumlah tinggi kalori, alpukat adalah diet terbaik bagi orang-orang yang ingin menambah berat badan. Alpukat merupakan sumber kalori yang sehat, tidak seperti banyak makanan padat kalori lainnya yang mungkin mengandung lemak jenuh dan gula berlebih.

15. Pencegahan Kanker Payudara
Alpukat seperti halnya minyak olive mengandung banyak asam oleat yang dapat mencegah kanker payudara pada banyak studi.

Rabu, 06 Februari 2019

Jamu Untuk Kesehatan


Sejak lama, jamu dipercaya sebagai obat tradisional berkat khasiatnya yang baik untuk tubuh dan kesehatan. Meski rasanya yang identik dengan pahit, orang-orang masih mencarinya jika sedang membutuhkan.
Rasa pahit atau tidak enak bagi para pemula penikmatnya bisa jadi karena bahannya yang diambil dari tumbuh-tumbuhan, akar, bunga hingga kulit kayu. Racikan alami tanpa pemanis atau penambah rasa ini yang membuatnya baik untuk kesehatan.
Dilansir dari berbagai sumber, ada sejumlah khasiat yang didapatkan dari mengkonsumsi jamu. Dari jamu temulawak yang baik untuk atasi masuk angin, atau jamu beras kencur yang ampuh untuk pegal linu.

1. Beras kencur
Cara membuat jamu beras kencur yang enak sendiri

Jamu beras kencur pasti sudah tidak asing lagi kan? Seperti namanya, jamu ini terdiri ekstrak kencur, beras, ekstrak jahe, dan ekstrak asam. Rasanya, manis dan segar. Cocok untuk anak-anak sampai dewasa.
Manfaatnya antara lain : Menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu dan meningkatkan stamina.

2. Kunyit asam
Manfaat-jamu-kunyit-asam

Jamu kunyit asam juga jamu yang biasanya paling banyak dicari. Bahkan karena khasiatnya kini sudah banyak produsen jamu yang membuat jamu kunyit asam sachet. Jamu kunyit asam ini bahan utamanya jelas kunyit dan asam jawa, namun diberi beberapa tambahan bahan seperti gula merah, temulawak dan rempah lain.
Biasanya setiap penjual memiliki “Ramuan Khusus” yang membuat rasa kunyit asam menjadi segar. Selain mengatasi masalah haid, kunyit asam juga cocok bagi kamu yang sedang diet dan juga bisa mencerahkan kulit karena kunyit banyak mengandung antioksidan yang membantu meremajakan sel-sel tubuh.

3. Sinom
sinom-1

Jamu sinom ini hampir mirip dengan kunyit asam hanya saja bahan utamanya adalah sinom atau daun asam yang masih muda. Dengan tambahan bahan biasanya temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, serta gula pasir.

Jamu sinom bermanfaat untuk menambah nafsu makan, mengatasi peradangan lambung atau maag dan mengatasi masalah keputihan pada wanita.

4. Cabe Puyang
cabe-hitam

Jamu cabe puyang atau jamu pegal linu ini khasiat utamanya adalah menghilangkan pegal-pegal karena kecapekan, maupun sakit pinggang. Selain itu juga bermanfaat untuk menghilangkan kesemutan.
Jamu cabe puyang ini terdiri dari cabe jamu dan puyang, ditambahkan rempah dan bahan lainnya.

5. Pahitan
jamu-1





Bahan baku jamu pahitan adalah daun sambiloto. Tambahan lainnya dalam jamu ini cukup bervariasi ada yang sambiloto saja dan ada yang ditambahkan dengan bahan pahit lainnya seperti brotowali dan lainnya.
Seperti namanya jamu pahitan ini dianggap sebagai jamu paling pahit. Tapi, jangan salah ya meskipun rasanya paling pahit justru jamu pahitan ini banyak manfaatnya mulai dari mengatasi pegal-pegal, menambah nafsu makan, mencegah risiko diabetes sampai sebagai terapi “cuci darah”.

Manfaat Buah Alpukat

Kandungan kalori, lemak dan minyak yang  tinggi di dalam   buah alpukat  tidak saja menjadi sumber energi yang melimpah yang dib...